puisi Archive

  • (untuk PDS HB Jassin) Berdiri di atas kaki sendiri singsingkan lengan baju, tegakkan bahu membusung berani. Otot kawat tulang besi. Terbang menukik ke langit tinggi. Lho? Tapi mana kepalanya? Kepala? Mana...

    Negeri Tanpa Kepala

    (untuk PDS HB Jassin) Berdiri di atas kaki sendiri singsingkan lengan baju, tegakkan bahu membusung berani. Otot kawat tulang besi. Terbang menukik ke langit tinggi. Lho? Tapi mana kepalanya? Kepala? Mana...

    Continue Reading...

  • Sebuah kreatif baru buatan saya. Dengan foto yang dipotret sendiri dan puisi yang ditulis sendiri. -CANDID- Di balik lensa. Aku memburu. Sepersekiandetik senyummu. Di belakang kamera. Aku menunggu lama,

    Sastra-Fotografi

    Sebuah kreatif baru buatan saya. Dengan foto yang dipotret sendiri dan puisi yang ditulis sendiri. -CANDID- Di balik lensa. Aku memburu. Sepersekiandetik senyummu. Di belakang kamera. Aku menunggu lama,

    Continue Reading...

  • Negeri yang Kuat [tir] Negeri ini negeri pemuda pemudi kuat. Tir. Di pagi agak buta… Para muda sarapan acara hedonis tanpa makna. Ini dia judul acaranya: Inbox berdering-dering dengan dahsyatnya.

    Negeri yang Kuat [tir]

    Negeri yang Kuat [tir] Negeri ini negeri pemuda pemudi kuat. Tir. Di pagi agak buta… Para muda sarapan acara hedonis tanpa makna. Ini dia judul acaranya: Inbox berdering-dering dengan dahsyatnya.

    Continue Reading...

  • Tuhan bertitah: bacalah. Lalu peristiwa pun tumpah, goresan Airmata dan darah. … Tapi kau kini sunyi, sering bicara sendiri pada baris baris lemari rak rak yang tertata rapi. Rayap mencabuti...

    Buku

    Tuhan bertitah: bacalah. Lalu peristiwa pun tumpah, goresan Airmata dan darah. … Tapi kau kini sunyi, sering bicara sendiri pada baris baris lemari rak rak yang tertata rapi. Rayap mencabuti...

    Continue Reading...