Kreatif Archive

  • Kepada Ananda-adinda tercinta, Akedemisi UNESA yang berbahagia Di tempat, Kutulis surat ini menjelang matahari kembali ke barat, bersembunyi di balik gedung-gedung universitas, megah dan tinggi menjulang. Entah gedung jurusan apa...

    Surat Terakhir (sebuah cerpen)

    Kepada Ananda-adinda tercinta, Akedemisi UNESA yang berbahagia Di tempat, Kutulis surat ini menjelang matahari kembali ke barat, bersembunyi di balik gedung-gedung universitas, megah dan tinggi menjulang. Entah gedung jurusan apa...

    Continue Reading...

  • Awan gelap mulai menyelimuti kota, hari masih menunjukkan pukul 12 siang. Puncak-puncak gedung mulai mengelabu. Tak kelihatan lagi burung-burung Pipit maupun burung Dara melayang berputar di angkasa. Suhu merosot turun,...

    DPR (Di Bawah Pohon Rindang)

    Awan gelap mulai menyelimuti kota, hari masih menunjukkan pukul 12 siang. Puncak-puncak gedung mulai mengelabu. Tak kelihatan lagi burung-burung Pipit maupun burung Dara melayang berputar di angkasa. Suhu merosot turun,...

    Continue Reading...

  • Sebuah kreatif baru buatan saya. Dengan foto yang dipotret sendiri dan puisi yang ditulis sendiri. -CANDID- Di balik lensa. Aku memburu. Sepersekiandetik senyummu. Di belakang kamera. Aku menunggu lama,

    Sastra-Fotografi

    Sebuah kreatif baru buatan saya. Dengan foto yang dipotret sendiri dan puisi yang ditulis sendiri. -CANDID- Di balik lensa. Aku memburu. Sepersekiandetik senyummu. Di belakang kamera. Aku menunggu lama,

    Continue Reading...

  • Negeri yang Kuat [tir] Negeri ini negeri pemuda pemudi kuat. Tir. Di pagi agak buta… Para muda sarapan acara hedonis tanpa makna. Ini dia judul acaranya: Inbox berdering-dering dengan dahsyatnya.

    Negeri yang Kuat [tir]

    Negeri yang Kuat [tir] Negeri ini negeri pemuda pemudi kuat. Tir. Di pagi agak buta… Para muda sarapan acara hedonis tanpa makna. Ini dia judul acaranya: Inbox berdering-dering dengan dahsyatnya.

    Continue Reading...

  • Tuhan bertitah: bacalah. Lalu peristiwa pun tumpah, goresan Airmata dan darah. … Tapi kau kini sunyi, sering bicara sendiri pada baris baris lemari rak rak yang tertata rapi. Rayap mencabuti...

    Buku

    Tuhan bertitah: bacalah. Lalu peristiwa pun tumpah, goresan Airmata dan darah. … Tapi kau kini sunyi, sering bicara sendiri pada baris baris lemari rak rak yang tertata rapi. Rayap mencabuti...

    Continue Reading...